新闻是有分量的

'Turah',电影berbahasa daerah dengan设置kampung nyata

发布于2016年11月30日上午8:22
更新时间2016年11月30日上午8:22

Salah satu adegan di film'Turah'yang diputar di ajang'JAFF 2016'。电影ini juga ikut berlaga di'新加坡国际电影节'。 Foto dari屏幕截图akun YouTube Wicaksono Wisnu Legowo。

Salah satu adegan di film'Turah'yang diputar di ajang'JAFF 2016'。 电影ini juga ikut berlaga di'新加坡国际电影节'。 Foto dari屏幕截图akun YouTube Wicaksono Wisnu Legowo。

YOGYAKARTA,印度尼西亚 - Hanya karena diberi izin untuk tinggal di atas tanah timbul,puluhan penduduk setempat di Kampung Tirang rela menjadi buruh sang tuan tanah tanpa ada upah yang jelas,melainkan pemberian ala kadarnya dibungkus belas kasih pemilik tanah。

Sementara pemerintah setempat tak hadir,bahkan untuk sekedar mengalirkan air bersih atau memberi penerangan di kampung yang berada tak jauh dari pusat kota itu。 Pertimbangan untung rugi dijadikan pertimbangan penguasa untuk bertindak。

Pesan itu muncul dalam电影Turah ,karya Wicaksono Wisnu。

“电影Turah ini berdasar pada lokasi nyata di Tegal,di dekat pelabuhan。 Kampung itu terisolasi,dihuni sekitar sepuluh kepala keluarga,tak ada air dan listrik。 Kemudian saya berimajinasi untuk memunculkan tokoh-tokoh di dalamnya,“kata Wicaksono Wisnu Legowo,sutradara film Turah usai pemutaran filmnya di Jogja-Netpac Asian Film Festival(JAFF) ,Selasa petang,11月29日di Empire XXI Yogyakarta。

Namun kondisi kampung yang menguntungkan Darso,si pemilik modal,terancam berubah ketika Jadag kerap berbuat ulah,meneriakkan berbagai ketidakadilan yang dirasakannya setelah tinggal di kampung itu selama sebelas tahun。

Dalam protesnya pada nasib diri yang tak kunjung membaik,karakter yang digambarkan suka berjudi,ringan tangan,malas bekerja,gemar mengeluh dan sering menenggak alkohol namun sangat kritis itu,sering mengingatkan penduduk bahwa mereka tak lebih dari alat produksi yang dieksploitasi tanpa perlindungan layak,hanya karena tinggal di tanah timbul。

Tanah yang muncul karena diurug,tak jauh dari pelabuhan。

电影berdurasi 82 menit itu pun berakhir dengan kondisi mengenaskan,dengan hilangnya satu nyawa。

“电影ini judulnya Turah ,tetapi selama电影berjalan saya lebih tertarik dengan karakter Jadag,”kata Gaston,seorang penonton dalam pemutaran film itu。 Sosok Turah digambarkan sebagai lakon dengan peran positif,berlawanan dengan karakter Jadag。

Para pemeran film yang semuanya berasal dari panggung teater menyebut ada banyak kesan selama sembian hari proses pengambilan gambar film berlangsung。

电影杨基尼mengikuti kontes di 新加坡国际电影节 itu diharapkan mampu berkompetisi di panggung dunia。

Pemeran dan sutradara电影'Turah'di sesi tanya jawab usai pemutaran film'Turah'di ajang'JAFF 2016'di Empire XXI,Yogyakarta,Selasa,11月29日。 Foto oleh Dyah A. Pitaloka / Rappler.com。

Pemeran dan sutradara电影'Turah'di sesi tanya jawab usai pemutaran film'Turah'di ajang'JAFF 2016'di Empire XXI,Yogyakarta,Selasa,11月29日。 Foto oleh Dyah A. Pitaloka / Rappler.com。

“Ini film berbahas Tegal,saya berharap semoga menang di Singapura,”kata Narti,pemeran Kanti,istri Turah,usai pemutaran film.-Rappler.com。